Thursday, April 14, 2016
Mikrokontroler
Nama
: Dessy Maria Simbolon
Npm
: 51412900
Mata
Kuliah : Penghantar Komputasi Modern
Mikrokontroler
Mikrokontroler
adalah sebuah sistem komputer fungsional dalam sebuah chip. Di dalamnya
terkandung sebuah inti prosesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori program,
atau keduanya), dan perlengkapan input output. Dengan kata lain, mikrokontroler
adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta
kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus.
Cara
kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data. Sekedar contoh,
bayangkan diri Anda saat mulai belajar membaca dan menulis, ketika Anda sudah
bisa melakukan hal itu Anda bisa membaca tulisan apapun baik buku, cerpen,
artikel dan sebagainya, dan Andapun bisa pula menulis hal-hal sebaliknya.
Begitu pula jika Anda sudah mahir membaca dan menulis data maka Anda dapat
membuat program untuk membuat suatu sistem pengaturan otomatik menggunakan
mikrokontroler sesuai keinginan Anda. Mikrokontroler merupakan komputer didalam
chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik, yang menekankan
efisiensi dan efektifitas biaya. Secara harfiahnya bisa disebut “pengendali
kecil” dimana sebuah sistem elektronik yang sebelumnya banyak memerlukan komponen-komponen
pendukung seperti IC TTL dan CMOS dapat direduksi/diperkecil dan akhirnya
terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini.
Mikrokonktroler
digunakan dalam produk dan alat yang dikendalikan secara automatis, seperti
sistem kontrol mesin, remote controls, mesin kantor, peralatan rumah tangga,
alat berat, dan mainan. Dengan mengurangi ukuran, biaya, dan konsumsi tenaga
dibandingkan dengan mendesain menggunakan mikroprosesor memori, dan alat input
output yang terpisah, kehadiran mikrokontroler membuat kontrol elektrik untuk
berbagai proses menjadi lebih ekonomis. Dengan penggunaan mikrokontroler
ini maka :
·
Sistem elektronik akan menjadi lebih
ringkas
·
Rancang bangun sistem elektronik akan
lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat lunak yang mudah
dimodifikasi
·
·Pencarian gangguan lebih mudah
ditelusuri karena sistemnya yang kompak
Namun
demikian tidak sepenuhnya mikrokontroler bisa mereduksi komponen IC TTL dan
CMOS yang seringkali masih diperlukan untuk aplikasi kecepatan tinggi atau
sekedar menambah jumlah saluran masukan dan keluaran (I/O). Dengan kata lain,
mikrokontroler adalah versi mini atau mikro dari sebuah komputer karena
mikrokontroler sudah mengandung beberapa periferal yang langsung bisa
dimanfaatkan, misalnya port paralel, port serial, komparator, konversi digital
ke analog (DAC), konversi analog ke digital dan sebagainya hanya menggunakan
sistem minimum yang tidak rumit atau kompleks.
Agar
sebuah mikrokontroler dapat berfungsi, maka mikrokontroler tersebut memerlukan
komponen eksternal yang kemudian disebut dengan sistem minimum. Untuk membuat
sistem minimal paling tidak dibutuhkan sistem clock dan reset, walaupun pada
beberapa mikrokontroler sudah menyediakan sistem clock internal, sehingga tanpa
rangkaian eksternal pun mikrokontroler sudah beroperasi.
Untuk
merancang sebuah sistem berbasis mikrokontroler, kita memerlukan perangkat
keras dan perangkat lunak, yaitu:
1.
Sistem minimal mikrokontroler
2.
Software pemrograman dan kompiler, serta downloader
Yang
dimaksud dengan sistem minimal adalah sebuah rangkaian mikrokontroler yang
sudah dapat digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi. Sebuah IC
mikrokontroler tidakakan berarti bila hanya berdiri sendiri. Pada dasarnya
sebuah sistem minimal mikrokontroler AVR memiliki prinsip yang sama, yang
terdiri dari 4 bagian, yaitu :
1.
Prosesor, yaitu mikrokontroler itu sendiri
2.
Rangkaian reset agar mikrokontroler dapat menjalankan program mulai dari awal
3.
Rangkaian clock, yang digunakan untuk memberi detak pada CPU
4.
Rangkaian catu daya, yang digunakan untuk memberi sumberdaya
Pada
mikrokontroler jenis2 tertentu (AVR misalnya), poin2 pada no 2 ,3 sudah
tersedia didalam mikrokontroler tersebut dengan frekuensi yang sudah diseting
dari vendornya (biasanya 1MHz,2MHz,4MHz,8MHz), sehingga pengguna tidak perlu
memerlukan rangkaian tambahan, namun bila ingin merancang sistem dengan spesifikasi
tertentu (misal ingin komunikasi dengan PC atau handphone), maka pengguna harus
menggunakan rangkaian clock yang sesuai dengan karakteristik PC atau HP
tersebut, biasanya menggunakan kristal 11,0592 MHz, untuk menghasilkan
komunikasi yang sesuai dengan baud rate PC atau HP tersebut.
Perkembangan Mikrokontroler
Mikrokontroler
pertama kali dikenalkan oleh Texas Instrument dengan seri TMS 1000 pada tahun
1974 yang merupakan mikrokontroler 4 bit pertama. Mikrokontroler ini mulai
dibuat sejak 1971. Merupakan mikrokomputer dalam sebuah chip, lengkap dengan
RAM dan ROM. Kemudian, pada tahun 1976 Intel mengeluarkan mikrokontroler yang
kelak menjadi populer dengan nama 8748 yang merupakan mikrokontroler 8 bit,
yang merupakan mikrokontroler dari keluarga MCS 48. Sekarang di pasaran banyak
sekali ditemui mikrokontroler mulai dari 8 bit sampai dengan 64 bit, sehingga
perbedaan antara mikrokontroler dan mikroprosesor sangat tipis. Masing2 vendor
mengeluarkan mikrokontroler dengan dilengkapi fasilitas2 yang cenderung
memudahkan user untuk merancang sebuah sistem dengan komponen luar yang relatif
lebih sedikit.
Saat
ini mikrokontroler yang banyak beredar dipasaran adalah mikrokontroler 8 bit
varian keluarga MCS51(CISC) yang dikeluarkan oleh Atmel dengan seri AT89Sxx,
dan mikrokontroler AVR yang merupakan mikrokontroler RISC dengan seri
ATMEGA8535 (walaupun varian dari mikrokontroler AVR sangatlah banyak, dengan
masing2 memiliki fitur yang berbeda2). Dengan mikrokontroler tersebut pengguna
(pemula) sudah bisa membuat sebuah sistem untuk keperluan sehari-hari, seperti
pengendali peralatan rumah tangga jarak jauh yang menggunakan remote control
televisi, radio frekuensi, maupun menggunakan ponsel, membuat jam digital,
termometer digital dan sebagainya.
Jenis-jenis
Mikrokontroller
Secara
teknis, hanya ada 2 macam mikrokontroller. Pembagian ini didasarkan pada
kompleksitas instruksi-instruksi yang dapat diterapkan pada mikrokontroler
tersebut. Pembagian itu yaitu RISC dan CISC.
1. RISC
merupakan kependekan dari Reduced Instruction Set Computer. Instruksi
yang dimiliki terbatas, tetapi memiliki fasilitas yang lebih banyak.
2. Sebaliknya,
CISC kependekan dari Complex Instruction Set Computer. Instruksi
bisa dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya.
Masing-masing
mempunyai keturunan atau keluarga sendiri-sendiri. Sekarang kita akan membahas
pembagian jenis-jenis mikrokonktroler yang telah umum digunakan.
1.
Keluarga MCS51
Mikrokonktroler
ini termasuk dalam keluarga mikrokonktroler CISC. Sebagian besar instruksinya
dieksekusi dalam 12 siklus clock. Mikrokontroler ini berdasarkan arsitektur
Harvard dan meskipun awalnya dirancang untuk aplikasi mikrokontroler chip
tunggal, sebuah mode perluasan telah mengizinkan sebuah ROM luar 64KB dan RAM
luar 64KB diberikan alamat dengan cara jalur pemilihan chip yang terpisah untuk
akses program dan memori data.
Salah
satu kemampuan dari mikrokontroler 8051 adalah pemasukan sebuah mesin pemroses
boolean yang mengijikan operasi logika boolean tingkatan-bit dapat dilakukan
secara langsung dan secara efisien dalam register internal dan RAM. Karena
itulah MCS51 digunakan dalam rancangan awal PLC (programmable Logic Control).
2.
AVR
Mikrokonktroler
Alv and Vegard’s Risc processor atau sering disingkat AVR merupakan mikrokonktroler
RISC 8 bit. Karena RISC inilah sebagian besar kode instruksinya dikemas dalam
satu siklus clock. AVR adalah jenis mikrokontroler yang paling sering dipakai
dalam bidang elektronika dan instrumentasi.
Secara
umum, AVR dapat dikelompokkan dalam 4 kelas. Pada dasarnya yang membedakan
masing-masing kelas adalah memori, peripheral dan fungsinya. Keempat kelas
tersebut adalah keluarga ATTiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATMega dan
AT86RFxx.
3.
PIC
Pada
awalnya, PIC merupakan kependekan dari Programmable Interface
Controller. Tetapi pada perkembangannya berubah menjadi Programmable
Intelligent Computer.
PIC
termasuk keluarga mikrokonktroler berarsitektur Harvard yang dibuat oleh
Microchip Technology. Awalnya dikembangkan oleh Divisi Mikroelektronik General
Instruments dengan nama PIC1640. Sekarang Microhip telah mengumumkan pembuatan
PIC-nya yang keenam
PIC
cukup popular digunakan oleh para developer dan para penghobi ngoprek karena
biayanya yang rendah, ktersediaan dan penggunaan yang luas, database aplikasi yang
besar, serta pemrograman (dan pemrograman ulang) melalui hubungan serial pada
komputer.
Sumber
:
ARSITEKTUR KOMPUTER
Nama
: Dessy Maria S
Npm
: 51412900
Mata Kuliah : Penghantar Komputasi Modern
ARSITEKTUR
KOMPUTER
Pengertian arsitektur
komputer adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan
sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai
komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer
yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya. Dalam
bidang teknik komputer, definisi arsitektur komputer adalah suatu konsep
perencanaan dan juga struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer
atau ilmu yang bertujuan untuk perancangan sistem komputer.
Arsitektur von Neumann
(atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John von
Neumann [1903 – 1957]. Arsitektur ini digunakan oleh hampir pada semua komputer
pada saat ini. Arsitektur Von Neumann ini menggambarkan komputer dengan 4
(empat) bagian utama, yaitu: Unit Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol,
memori, & alat masukan & hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian
tersebut dihubungkan oleh berkas kawat, “bus”.
Dua bagian utama
arsitektur computer :
Terdapat 2 (dua) bagian
pokok arsitektur komputer:
- Instructure Set Architecture,
adalah spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin
berinteraksi dengan komputer.
- Hardware System Architacture yaitu
subsistem hardware (perangkat keras) dasar yaitu CPU, Memori, serta OS.
Inilah cara melakukan
perubahan pada arsitektur komputer
Cara-cara untuk
melakukan perubahan pada arsitektur, yaitu seperti:
- Membangun array prosesor.
- Menerapkan proses pipelining.
- Membangun komputer multiprosesor.
- Membangun komputer dengan
arsitektur yang lain.
Berikut ini mengukur
kualitas dari arsitektur komputer
Terdapat beberapa
atribut yang dipakai untuk mengukur kualitas komputer, diantaranya :
- Generalitas.
- Applicability (Daya Terap).
- Efesiensi.
- Kemudahan Penggunaan atau
pemakaian.
- Daya Tempa (Maleability).
- Dan daya Kembang (Expandibility).
Dan inilah faktor
yang berpengaruh pada keberhasilan Arsitektur Komputer
Terdapat faator-faktor
yang dapat berpengaruh pada keberhasilan arsitektur komputer, 3 (tiga)
diantaranya adalah:
1. Yang pertama manfaat
Arsitektural diantaranya yaitu:
- Aplicability.
- Maleability.
- Expandibility.
- Comptible.
2. Kinerja Sistem.
Yaitu untuk mengukur
kinerja dari sistem, ada serangkaian program yang standard yang dijalankan yang
dapat di sebut Benchmark pada komputer yang akan diuji ukuran kinerja CPU:
- MIPS (Million Instruction
PerSecond)
- MFLOP (Million Floating Point
PerSecond)
- VUP (VAX Unit of Performance)
Ukuran Kinerja I/O
sistem:
- Sistem Operasi Bandwith
- Operasi I/O Perdetik
Ukuran Kinerja Memori:
- Memoy Bandwith.
- Waktu Akses Memori.
- Ukuran Memori.
3. Biaya Sistem, Biaya
dapat diukur dalam banyak cara diantaranya, yaitu :
- Reliabilitas.
- Kemudahan Perbaikan.
- Konsumsi daya.
- Berat.
- Kekebalan.
- Interface Sistem Software.
Arsitektur komputer
merupakan suatu hal yang sangatlah penting karena dapat memberikan berbagai
atribut-atribut pada sistem komputer, hal tersebuti tentunya sangat dibutuhkan
bagi perancang ataupun user software sistem dalam mengembangkan suatu program.
Arsitektur komputer ini
mengandung 3 (tiga) sub-kategori, diantaranya meliputi:
- Set intruksi (ISA).
- Arsitektur mikro dari ISA, dan juga
- Sistem desain dari semua atau
seluruh komponen dalam perangkat keras (hardware) komputer ini.
Ada sejumlah tingkatan
dalam konstruksi dan organisasi sistem komputer. Perbedaan paling sederhana
diantara tingkatan tersebut adalah perbedaan antara hardware dan software.
Tingkatan Dasar
Arsitektur Komputer
Pada tingkatan ini
Hardware sebagai tingkatan komputer yang paling bawah dan paling dasar, dimana
pada hardware ini “layer” software ditambahkan. Software tersebut berada di
atas hardware, menggunakannya dan mengontrolnya. Hardarwe ini mendukung
software dengan memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan software.
Multilayerd Machine
Tingkatan dasar
arsitektur komputer kemudian dikembangkan dengan memandang sistem komputer
keseluruhan sebagai “multilayered machine” yang terdiri dari beberapa layer
software di atas beberapa layer hardware.
- CPU (Central processing Unit), yang
mengendalikan semua unit sistem komputer yang lain dan mengubah input
menjadi output.
- Primary storage (penyimpanan
primer), berisi data yang sedang diolah dan program.
- Control unit (unit pengendalian),
membuat semua unit bekerja sama sebagai suatu sistem.
- Aritmatika and logical Unit, tempat
berlangsungnya operasi perhitungan matematika dan logika.
- Unit Input, memasukkan data ke
dalam primary storage
- Secondary storage (penyimpanan
sekunder), menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat tidak
digunakan
- Unit Output, mencatat hasil
pengolahan
Peralatan Input
Perangkat input
merupakan peralatan yang dapat digunakan untuk menerima data yang akan diolah
ke dalam komputer. Perangkat ini yang digunakan oleh pengguna untuk melakukan
interaksi dengan komputer agar komputer melaksanakan perintah yang diberikan
oleh penggunanya. Prinsip kerja yang dilakukan perangkat input adalah merubah
perintah yang dapat dipahami oleh manusia kepada bentuk yang dipahami oleh
komputer (machine readable form), ini berarti mengubahkan perintah dalam bentuk
yang dipahami oleh manusia kepada data yang dimengerti oleh komputer yaitu
dengan kode-kode binary (binary encoded information).
Pemrosesan Pusat dan
Penyimpanan Primer
CPU atau satuan
merupakan tempat pemrosesan instruksi-instruksi program. Pada komputer mikro,
processor ini disebut microprocessor. CPU terdiri dari dua bagian utama, yaitu
unit kendali (control unit) dan unit Aritmatika dan logika (arithmethic logic
unit). Disamping dua bagian utama tersebut, CPU mempunyai beberapa simpanan
yang berukuran kecil yang disebut register.
Penyimpanan sekunder
Penyimpanan sekunder
(juga dikenal sebagai memori eksternal atau penyimpanan tambahan), berbeda dari
penyimpanan utama dalam hal itu tidak langsung dapat diakses oleh CPU. Komputer
biasanya menggunakan input / saluran output untuk mengakses penyimpanan
sekunder dan transfer data yang diinginkan dengan menggunakan daerah menengah
dalam penyimpanan utama. Penyimpanan sekunder tidak kehilangan data bila
perangkat dimatikan-itu adalah non-volatile. Per unit, itu biasanya juga dua
lipat lebih murah dari penyimpanan utama. Akibatnya, sistem komputer modern
biasanya memiliki dua perintah besarnya lebih penyimpanan sekunder dari
penyimpanan primer dan data disimpan untuk waktu yang lebih lama disana.
Peralatan Output
Adalah perangkat keras
komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan
data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor),
ataupun berupa suara.
Output yang dihasilkan
dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf,
angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan
bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan
pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan
golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya
dari komputer.
Peralatan output dapat berupa:
Peralatan output dapat berupa:
- Hard-copy device, yaitu alat yang
digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas
atau film.
- Soft-copy device, yaitu alat yang
digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa
sinyal elektronik.
Drive device atau
driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya
dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape.
Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input.
Referensi / Sumber :
·
http://tekno-hp.blogspot.co.id/2015/09/pengertian-arsitektur-komputer.html
http://solusikompi.blogspot.co.id/2014/08/definisi-arsitektur-komputer.html
Friday, March 18, 2016
Windows vs Linux, Windows vs Mac OS
Windows, Linux, Dan Mac OS
Nama : Dessy Maria Simbolon
Npm : 51412900
Mata Kuliah : Penghantar Komputasi Modern
Di
dalam penggunaan komputer ada 3 sistem yang paling sering dipakai oleh
user/brainware yaitu Windows, Linux, Mac OS. Seiring berkembangnya zaman, kini telah hadir satu lagi
yaitu Android. Di setiap operating system pastilah mempunyai perbedaan.
Perbedaan apa sajakah itu ? mari simak tulisan berikut ini.
Sebelum
mengetahui perbedaan antara Windows, Linux, dan Mac OS ada kalanya untuk mengetahui dahulu tentang sistem
operasi sistem tersebut satu persatu.
Didalam
bahasa inggris Windows bila diartikan kedalam bahasa
Indonesia maka akan berarti jendela. Akan tetapi, Windows yang saya bahas ini
adalah Windows yang digunakan untuk dijadikan
sebagai sistem operasi komputer. Windows adalah sebuah sistem operasi
yang dikeluarkan oleh perusahaan Microsoft yang ada di Amerika. Sedangkan
sistem operasi adalah sistem dasar untuk mengoperasikan sebuah alat elektronik.
Jadi, sistem operasi Windows adalah sistem operasi yang
digunakan di dalam sebuah alat elektronik yang bisa ditambahkan sebuah program
baru sesuai dengan keinginan pengguna, contohnya didalam sistem operasi Windows itu diberi program Microsoft Office, untuk membantu pengetikan di dalam
komputer.
Sama
halnya dengan Windows, Linux adalah sistem operasi open
source yang bisa digunakan secara cuma-cuma (gratis) untuk disebarluaskan di
bawah lisensi GNU. Awal pertama Linux dibuat oleh seorang mahasiswa
Finlandia yang bernama Linux Torvald. Linux adalah turunan dari Unix dan
dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras komputer mulai dari inter x86
sampai dengan RISC.
Macintosh Operating System pertama kali dibuat oleh
perusahaan Apple Inc. dengan desain yang elegan dan mudah dipahami oleh para
user/brainware.Macintosh Operating System adalah sistem operasi pertama
yang menggunakan Graphical User Interface, sebuah sistem operasi yang
menggunakan gambar (tidak hanya teks).
Itulah
sedikit pengertian dari Windows, Linux, dan Mac OS yang bila diartikan semuanya adalah sama-sama sistem
operasi yang digunakan didalam alat elektronik. Sekarang
berbicara tentang perbedaan antara Windows, Linux, DanMacOS.
Dilihat
dari kepopuleran.
Dilihat
dari harga.
Windows adalah salah satu sistem
operasi yang berbayar. Sedangkan Linux danMac OS adalah sistem operasi bisa didapat dengan gratis.
Dilihat
dari User Interface.
·
Mac OS tidak memiliki banyak user interface. Akan tetapi,
meskipunMac OS tidak mempunyai banyak user interface tapi Mac OS sudah enak untuk dipakai dan dipandang.
Dilihat
dari kualitas gambar.
Kelengkapan
Program.
Dilihat
dari keamanan virus.
Linux memiliki tingkat keamanan dari virus yang paling kuat.
Bahkan banyak orang yang menggunakan Linux sebagai sistem operasi pembuat
virus. Dan Mac OS pun susah untuk terkena virus. Sedangkan Windows rentan sekali terkena virus.
Dilihat
dari kenyamanan pemakai.
Windows adalah sistem operasi yang
sangat disukai oleh para user/brainware karena lebih mudah untuk dipakai
dibandingkan dengan sistem operasi yang lainnya.
WINDOWS VS LINUX ?
WINDOWS
1.Keungulan Windows
Seperti yang telah disebutkan, Windows adalah sistem operasi yang
user-friendly.
Tampilannya begitu bersahabat bagi para pengguna. Selain itu, dukungan hardware
yang
lengkap, banyaknya aplikasi yang diperuntukkan bagi platform Windows semakin
melengkapi nilai tambahnya.
2.Kekurangan Windows
Windows juga memiliki sisi kurang yang cukup mencolok. Sistem operasi ini adalah sistem operasi yang rentan akan penyakit. Windows mudah sekali tertular virus. Namun, masalah ini dapat diatasi dengan adanya vendor-vendor software yang merilis antivirus bagi Windows. Sebut saja Norton dan AVG. Meski demikian, perkembangan virus komputer terus berlanjut layaknya virus-virus di dunia nyata. Mereka semakin banyak dan ganas. Siap kapan saja menginfeksi komputer Windows.
Terlepas dari sisi teknis, harga lisensi Windows juga terbilang sulit dijangkau oleh masyarakat Indonesia kebanyakan. Versi bajakan memang murah, tetapi itu bukanlah pilihan bijak. Dengan membeli versi bajakan, sama saja kita telah mendanai para kriminal tersebut mengembangkan usaha mereka. Dan kita telah menjadi sponsor setia dalam melanggengkan tindak tanduk mereka.
Windows telah ada semenjak 80-an. Ketika itu, OS ini berpenampilan minimalis dan berkesan kartunis. Tidak ada efek tiga dimensi dan resolusi gambar yang terlalu rendah. Namun, sebagai sistem operasi yang user-friendly, membawanya sebagai sistem operasi yang banyak diminati oleh orang.
Jenis-jenis Windows sendiri antara lain Windows 95, Windows 98, Windows 2000, Windows Me, Windows NT, Windows XP, dan Windows Vista.
Windows mendukung sistem berkas partisi dengan format FAT, FAT16, FAT32, NTFS, juga iso9660.
LINUX
Kelebihan Linux:
Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS). Namun, kini Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisal sourceforge.net. , atau bila terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
Kekurangan Linux:
Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Jadi intinya adalah, sudah siapkah Anda beralih ke Linux?
Kita belajar Linux tidak untuk mempersulit diri sendiri, tetapi kita sedang melakukan perbaikan dalam mempelajari logika-logika dalam dunia komputer pada umumnya. Dengan mengenal Linux kita jadi tahu bahwa suatu program bisa berjalan karena ada kernel, kita juga bisa tahu apa yang membuat sistem operasi berjalan, kita tahu analogi-analogi pemrograman dan juga konsep-konsep dasarnya. Karena "Linux diciptakan hacker untuk hacker".(Linus Torvalds - Bapak Linux).
WINDOWS VS MAC OS
seperti yang sudah dibahas sebelumnya mengenai kekurangan dan kelebihan dari windows dan linux, sekarang kita akan membahas mengenai kekurangan dan kelebihan antara windows dan juga mac os, karna windows sudah dibahas di materi atas di materi ini kita akan membahas tentang mac os.
Beberapa kelebihan yg di miliki oleh Mac OS :
1).Mac OS Tidak mudah terkena virus.
Dirancang dengan security oriented, Mac OS tidak diganggu oleh serangan konstan dari PC virus dan malware. Namun tidak juga akan memperlambat Anda dengan peringatan keamanan konstan dan interupsi lainnya.
2).High Performance.
Khususnya pada Mac OS X - dengan prosesor Intel terbaru dan inovasi terbaik lainnya, Mac dapat melakukan semua hal yang hanya dapat dilakukan Mac - dengan kecepatan yang menakjubkan.
3).User-friendly
Dengan tampilan GUI yang sangat menarik, menjadikan Mac OS sebagai salah satu OS yang banyak diminati khususnya oleh para graphic designer dan bagi mereka yang baru mempelajari komputer.
Kekurangan yg di miliki oleh Mac OS :
1). Mac tidak bisa dirakit sendiri karena Apple sudah tidak memberi license untuk perusahaan lain untuk membuat hardware yang bisa menggunakan Mac OS
2). Software di Mac OS tidak begitu lengkap
Pengaruh dominansi Microsoft Windows selama bertahun-tahun membuat user sudah sangat terbiasa dan enggan beradaptasi dengan OS terbaru. Dasar pemikiran yang sama juga menjadi alasan melimpahnya aplikasi terbaru dengan system requirement Windows.
3).Biayanya Mahal
4). Hanya berguna untuk graphic designer
5). Tidak dapat digunakan dalam waktu bersamaan
6). Softwarenya tidak lengkap dan tidak cocok bermain game karena tampilannya kurang bagus
jadi , Mac Os tidak saja memunyai kelebihan, tetapi Mac OS juga mempunyai banyak kekurangan yang harus dipergunakan oleh penggunanya..
sumber :
http://psega.blogspot.co.id/2011/05/windows-vs-linux-vs-mac.html
Subscribe to:
Posts (Atom)











