Wednesday, March 12, 2014

Proporsisi, Inferensi, Implikasi

Proporsisi, Inferensi dan Implikasi

Proporsisi

Proposisi adalah suatu ekspresi verbal dari keputusan yang berisi pengakuan atau pengingkaran sesuatu predikat terhadap suatu yang lain, yang dapat dinilai bener atau salah.

Jenis-jenis proposisi terbagi menjadi 4 bagian :

1. Proposisi berdasarkan Bentuk : Proposisi Tunggal adalah proposisi yang memiliki 1 subjek dan 1 predikat. Contoh : Ibu memasak. Proposisi majemuk adalah proposisi yang memiliki 1 subjek dan lebih dari 1 predikat. Contoh : Icha mencuci baju dan mencuci piring di kamar mandi.

2. Proposisi berdasarkan Sifat : Proposisi Kategorial adalah proposisi dimana hubungan antara subyek dan predikatnya mempunyai syarat apapun. Contoh : Semua mahasiswa Gunadarma angkatan 2012 akan lulus pada tahun 2016.  Proposisi kondisional adalah proposisi dimana hubungan antara subjek dan predikat membutuhkan syarat tertentu. Contoh : Jika hari ini tidak hujan maka saya akan pergi bermain.

3. Proposisi berdasarkan Kualitas: Proporsisi Positif adalah proporsisi dimana predikatnya mendukung atau membenarkan subjeknya. Contoh : Semua manusia pasti mati. Proporsisi Negatif, yaitu proporsisi dimana predikatnya menolak atau tidak mendukung subjeknya. Contoh : Tidak ada burung yang melahirkan .

4. Proporsisi berdasarkan Kuantitas: Proporsisi Universal, yaitu proporsisi dimana predikatnya mendukung atau mengingkari semua. Contoh : Semua mahasiswa memiliki NPM . Proporsisi Khusus, yaitu proporsisi yang predikatnya membenarkan sebagian subjek. Contoh : Tidak semua murid patuh kepada gurunya.

Inferensi

Inferensi adalah membuat simpulan berdasarkan ungkapan dan konteks penggunaannya. Dalam membuat inferensi perlu dipertimbangkan implikatur. Implikatur adalah makna tidak langsung atau makna tersirat yang ditimbulkan oleh apa yang terkatakan (eksplikatur).

Terdapat 2 jenis metode Inferensi :

1. Inferensi Langsung Yaitu inferensi yang kesimpulannya ditarik dari hanya satu premis (proposisi yang digunakan untuk penarikan kesimpulan). Konklusi yang ditarik tidak boleh lebih luas dari premisnya. Contoh : Ban motor ani pecah sedangkan ani besok ingin pergi ke kampus, tetapi ani tidak mempunyai uang untuk mengganti ban motor. kesimpulan : ani besok tidak pergi ke kampus karena ban motornya pecah.

2. Inferensi Tak Langsung Yaitu inferensi yang kesimpulannya ditarik dari dua / lebih premis. Proses akal budi membentuk sebuah proposisi baru atas dasar penggabungan proposisi-preposisi lama. Contoh : A : Anak-anak begitu gembira ketika ibu memberikan bekal makanan. B : Sayang gudegnya agak sedikit saya bawa. Inferensi yang menjembatani kedua ucapan tersebut misalnya (C) berikut ini. C : Bekal yang dibawa ibu lauknya gudek komplit.

Implikasi

Menurut saya Implikasi adalah suatu keterlibatan antara dua buah objek atau lebih. Untuk lebih jelasnya berikut penjulasanya.

Contoh : “Jika matahari bersinar maka udara terasa hangat” Jadi, bila kita tahu bahwa matahari bersinar, kita juga tahu bahwa udara terasa hangat. Karena itu akan sama artinya jika kalimat di atas kita tulis sebagai:

“Bila matahari bersinar, udara terasa hangat”. ”Sepanjang waktu matahari bersinar, udara terasa hangat”. “Matahari bersinar berimplikasi udara terasa hangat”. “Matahari bersinar hanya jika udara terasa hangat”.

Berdasarkan pernyataan diatas, maka untuk menunjukkan bahwa udara tersebut hangat adalah cukup dengan menunjukkan bahwa matahari bersinar atau matahari bersinar merupakan syarat cukup untuk udara terasa hangat.

Sedangkan untuk menunjukkan bahwa matahari bersinar adalah perlu dengan menunjukkan udara menjadi hangat atau udara terasa hangat merupakan syarat perlu bagi matahari bersinar. Karena udara dapat menjadi hangat hanya bila matahari bersinar.

http://ratihseptiaryani.blogspot.com/2012/06/pengertian-dan-contoh-

dari-proposisi.html( dilihat pada 10maret 2014 pukul18:45)

http://anggerip.blogspot.com/2013/03/penalaran-evidensi-dan-

inferensi.html ( dilihat pada 10maret 2014 pukul19:10)

http://ennoasriani.wordpress.com/2012/03/09/pengertian-inferensi-dan-

implikasi-softskill-tulisan-b-indo-2/ ( dilihat pada 10maret 2014pukul

18:20)
Iqbalzone27.blogspot.com

 

Dessy's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design